Sisi lain Idi Amin

0
102

Oleh : Mappajarungi Manan*

Dulu. Sewaktu nimba ilmu di Speciss College Zimbabwe, saya duduk sederetan dengan cewek Africaan. Hitam manis dan mulus serta umumnya cewek Africa, semok plus montok. Wangi pula.

Ceritanya cewek ini, curiga padaku. Ketika dia tau saya mengenalnya dari Kampala, ibukota Uganda. Dia langsung mencecar aku bahwa pasti saya memandang kejam pada Idi Amin Dada. Tau makan daging orang.

Kataku singkat. “Iya”
“You are wrong” ujarnya.

Cerita Idi Amin, sukses di blow up oleh media barat bahwa dia kejam dia mesin pembunuh. Pokoknya raja di Jaya media asing menguliti soal Idi Amin.

Alur ceritanya begini, ini tanpa bumbu penyedap. Idi Amin, adalah Muallaf, ia memeluk Islam, lalu masuk militer Inggris, Karirnya bagus, ia ikut berperang di Burma serta daerah jajahan Inggris Lainnya.

Idi Amin dan Muammar Qadafi.

Bersama Obote, mereka ingin agar Uganda bebas dari campur tangan Inggris, campur tangan pendatang Asia ( tau kan) yang menguasai 90 persen perekonomian Uganda.

Idi Amin, sukses menggulingkan Raja Mutesa. Diangkatlah Obote jadi presiden. Tapi, Idi Amin mangkel karena Obote masih mesra dengan pihak Inggris dan kaum pendatang Asia.

Singkat cerita, awal tahun 1971 Idi Amin melakukan kudeta terhadap Obote. Tentu saja Raja Mutesa makin mangkel plus Obote juga.

Tidak hanya duet Mutesa dan Obote (non muslim) yang berang, tapi juga trio intelijen dinia yaitu Modsad, M17 dan CIE berang.

Idi Amin. Foto : biography.com

Lebih marah, karena beberapa suku yang akan makar dan menolak pemerintahan Idi Amin dibabat coy. Dipateni!

Rapatlah tiga intelijen ini untuk mejatuhkan dan menangkap Idi Amin.

Pihak Modsad usul bagaimana kalau kita sadap skandal sexnya?..

CIE dan M17 tertawa, “Tidak mungkin Mod, istrinya aja seabrek abrek, mana ada telepon mesum segala, gak zaman” kata CIE dan M17.

mereka bingung.. pusing cari akal untuk merekayasa kasus Idi Amin. Akhirnya mereka sepakat menghasut suku suku non muslim serta orang orang Raja Mutesa dan Obote.

Media dijadikan corong dibawah kendali CIE, M17 dan Modsad. Sukses membangun oponi, bahwa Idi Amin diktator dan makan daging manusia. Yang tidak percaya hanya dunia Arab.

Kekuatan Idi Amin terdesak, polisi mengeluarkan kasus tersangka terhadapnya. Lantas Idi Amin meninggalkan istana. Anehnya, ketika istana Idi Amin dikuasai kulkas kulkas Idi Amin berisi daging dan kepala manusia. Media diundang mengabadikan dapur istana yang telah diisi daging manusia.

Libya tidak percaya terhadap rekayasa trio intelijen itu. Makanya memberi suaka kepada Idi Amin. Demikian pula Raja Arab kala itu, langsung meminta Idi Amin tinggal di kota suci Makka, hingga meninggal tgl 23 Agustus 2003 di Jeddah. ***

*Penulis adalah jurnalis senior yang berdomilisi di Jakarta.

LEAVE A REPLY