Sepenuh Hati

0
120
Yudi Latief

Oleh : Yudi Latif*

Hati tak dapat dimenangkan dengan setengah hati. Kau boleh pandai mencuri hati dengan pura-pura berbaik hati. Tapi tak ada manipulasi yang abadi. Semesta merekam gerak-gerikmu, menunggu waktu mustari untuk menelanjangimu.

Cintailah sepenuh hati, niscaya semesta akan mengungkapkan isi hatinya padamu. Dalam ketulusan mencintai tak mengenal kata merugi. Bila kau jujur mengasihi, semesta akan menyingkap sulubung tabirnya, mencurahkan segala rahmatnya padamu.

Tak ada lagi rahasia antara hati kecil dengan hati Ilahi. Semuanya luruh ke dalam samudera welas asih.

Dalam cinta sepenuh hati, materi lebur ke dalam esensi. Cinta sejati tak mengenal ucapan selamat tinggal.

Tak ada perpisahan bagi mereka yang mencintai dengan hati dan jiwa. Meski tubuh saling berjauhan, masih ada satu jendela yang terbuka bagi hati pecinta menuju hati yang dicintai.

Cinta setengah hati harus ditinggalkan demi sebuah hati yang utuh.

*Penulis adalah Cendikiawan yang juga Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia), Direktur Eksekutif Reform Institute dan aktif sebagai dosen tamu di sejumlah Pendidikan Tinggi serta aktif menulis catatan Makrifat Pagi.

LEAVE A REPLY