Ribuan orang minta pelaku penyerangan Novel segera ditangkap

0
32

JAKARTA, TERKINI.COM- Pagi ini penyidik KPK Novel Baswedan diserang oleh orang tak dikenal, mengakibatkan luka di kedua mata dan dahinya.

Ini bukan pertama kalinya Novel diintimidasi dan diserang hingga terluka fisik. Sebelumnya ia pernah ditabrak mobil ketika naik motor, dan dikriminalisasi saat menyelidiki kasus simulator SIM.

Ribuan dukungan untuk Novel membanjiri media sosial, termasuk melalui petisi change.org/kaminovel yang dimulai oleh Amnesty International Indonesia. Petisi yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo dan Kapolri Tito Karnavian itu meminta agar pelaku penyerangan tersebut segera ditangkap dan diadili.

Dalam petisinya tersebut, Amnesty menyampaikan bahwa menurut keluarga dan kerabat Novel, serangan ini adalah kelanjutan upaya menekan Novel agar menghentikan langkah-langkahnya dalam membongkar kasus-kasus korupsi besar.

Amnesty menilai bahwa respon negara dalam menyikapi kasus ini bisa menentukan masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia. Perlindungan terhadap orang-orang yang bertugas membongkar kasus-kasus korupsi sama pentingnya dengan upaya pemberantasan korupsi itu sendiri.

“Amnesty International mendesak Presiden Joko Widodo untuk memastikan bahwa otoritas hukum dan jajaran kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memastikan keselamatan Novel dan keluarganya,” kata Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid.

Pendukung petisi Fitri Amalia Hutami juga menyampaikan dukungannya melalui kolom komentar di petisi itu, “Tegakkan keadilan untuk Pak Novel! huhuhuhu mau menegakkan keadilan korupsi E-KTP aja cobaannya berat benerrrr :((“

Sementara itu Kesuma Kartini, pendukung petisi lainnya, menyampaikan, “Saya ingin menandatangani petisi ini karena pak novel harus dilindungi oleh negara, bagaimana bisa negara bisa kecolongan dalam peristiwa ini?”

Hingga saat ini, petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 12.000 orang dalam waktu beberapa jam saja.(TC)

 

LEAVE A REPLY