Polling Kominfo : 80 persen nitizen tidak setuju telegram diblokir

0
108

JAKARTA, TERKINI.COM- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pagi ini menggelar polling melalui dengan menggunakan jejaring social media twitter @Menkominfo :
Perlukah Telegram diblokir?

Hasil polling sementara hingga pukul 9.26 WIB, 80 persen nitizen menyatakan tidak perlu dilakukan pemblokiran terhadap Telegram. Berikut hasil polling sementara yang dilakukan @Menkominfo : Perlukan Telegram diblokir?
1) 09%perlu
2) 80%tidak perlu
3) 11%tidak tahu

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia pada tanggal 14 Juli 2017 telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Kominfo beralasan pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.(TC)

LEAVE A REPLY