Pemerintah Myanmar tangkap Polisi yang pukuli Warga Rohingya

0
152

RAKHINE, TERKINI.COM- Myanmar dikabarkan menangkap beberapa orang polisi hari Senin (2/1) yang terekam dalam video memukuli kaum sipil Rohingya.

Pengakuan dari pihak pemerintah Myanmar yang jarang oleh pemerintah tentang pelanggaran terhadap minoritas Muslim itu. Kantor Konselor Myanmar mengatakan, video itu diambil pada 5 November selama operasi pembersihan di desa Kotankauk, negara bagian Rakhine utara. Aparat yang berada di dalam video itu diketahui adalah tentara dan polisi perbatasan Myanmar-Bangladesh.

“Sekarang, menurut laporan awal, tiga petugas polisi ditahan. Kami memiliki aturan dan peraturan untuk polisi. Mereka akan dihukum sesuai dengan hukum yang ada,” kata juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay seperti dikutip dari Al Jazeera (2/1/2017).

Htay mengatakan, sejumlah polisi dan tentara saat ini sedang diinterogasi oleh otoritas keamanan Myanmar.

Walaupun sudah banyak video beredar yang mendokumentasikan pemukulan oleh polisi di negara bagian Rakhine, yang telah ditutup bagi wartawan dan pekerja bantuan kemanusiaan selama berbulan-bulan, inilah pertama kalinya pemerintah telah mengakui video tersebut dan berjanji akan melakukan tindakan.

Dalam video yang beredar terlihat polisi dan sejumlah tentara memukuli beberapa warga Rohingnya.

Video itu juga menunjukkan, polisi memukul seorang anak muda di bagian kepala saat ia berjalan ke arah puluhan penduduk desa yang sedang duduk berbaris, dengan tangan di belakang kepala mereka.

Tiga petugas berseragam kemudian mulai menyerang salah seorang warga Rohingya yang duduk, memukulinya dengan tongkat, dan menendang dia berulang kali di wajah. (GP/Voa/AJ)

LEAVE A REPLY