Mantan Ketum PBHMI serukan umat Islam bersatu

0
758
Aksi umat Islam Indonesia di Jakarta 4 November 2016 lalu.

JAKARTA, TERKINI.COM- Mantan Ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) periode 2004-2006 menyerukan agar umat Islam bersatu dalam menyikapi situasi keummatan dan kebangsa akhir-akhir ini.

“Memperhatikan situasi keummatan dan kebangsaan dewasa ini, saya kira ada baiknya umat Islam bersatu menyikapinya,”ujar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya (18/01/2017).

Hasanuddin mengatakan, langkah FPI akhir-akhir ini dalam membela kepentingan umat Islam memperoleh apresiasi positif yang luar biasa dari kalangan umat Islam pada umumnya, dan terutama kalangan umat Islam deri golongan ekonomi lemah yang menjadi korban ketidakadilan pembangunan secara terus-menerus sejak Indonesia merdeka, hingga dewasa ini.

Bahkan belakangan ini, nampaknya belum ada pertanda bahwa umat Islam akan memperoleh bagian yang berarti dalam perwujudan pelaksanaan pembangunan. Serangan demi serangan kepada umat Islam, berupa stigmatisasi sebagai teroris, fundamentalis radikal sungguh massive dan berlangsung dengan tempo yang makin intens.

“Saya sangat setuju dengan fatwa MUI selama ini, termasuk sikap tegas para pimpinan MUI dalam rangka menyerukan amar ma,ruf nahy mungkar,”tuturnya.

Hasanuddin berharap para alim ulama, para pimpinan ormas Islam dapat menyatukan pikiran, hati dan tekad yang sama untuk senantiasa membela fatwa fatwa MUI.

“Membiarkan FPI terus digaris depan front membela kepentingan umat, rasanya tidaklah bijaksana. Disamping itu media media yang terus melabeli FPI sebagai organisasi radikal, akan kurang baik bagi citra umat Islam secara keseluruhan,”imbuhnya.

Menurut Hasanuddin, sebaiknya jangan dibiarkan FPI saja yang bela Islam. Ormas lain yang lebih moderat seperti NU, Muhammadiyah, HMI, ICMI, GPI, DDI, PERSIS dan lainnya juga harus mengambil peran di depan. “Mesti kompak,”tambahnya (TC)

LEAVE A REPLY