Makrifat Pagi : Rezeki

0
100
Yudi Latief. Foto : Kompas.com /Indra Akuntono

Oleh : Yudi Latif*

Saudaraku, Tuhan telah memberimu kolam rezeki, tugasmu tinggal memancing ikannya dengan bekerja.

Rahman kasih sayang Tuhan diberikan pada setiap makhluk tanpa kecuali. Seberapa banyak yang bisa kau dapatkan tergantung kegigihan dan kecakapan memenuhi tuntutan hukum-ilmu duniawi.

Berhentilah mengais rezeki dengan menghabiskan waktu untukĀ  merintih berdo’a. Sebaik-baiknya do’a adalah berdo’a dalam kerja.

Kau tidak bisa menguasai dunia hanya dengan berpanjang-panjang sembahyang. Tak bisa mencemburui kelebihan rezeki yang lain, tanpa membanting tulang memeras keringat yang sama.

Sesungguhnya yang giat bekerja itu lebih mulia di mata Tuhan daripada yang berdiam diri di atas sajadah panjang.

*Penulis adalah Cendikiawan yang juga Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia), Direktur Eksekutif Reform Institute dan aktif sebagai dosen tamu di sejumlah Pendidikan Tinggi serta aktif menulis catatan Makrifat Pagi.

LEAVE A REPLY