KLHK ajak pola komunsi dan produksi yang bertanggungjawab

0
123

JAKARTA, TERKINI.COM- Permasalahan lingkungan saat ini tidak terlepas dari pola produksi dan konsumsi yang tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) saat menyampaikan sambutan yang dibacakan Staf Ahli Menteri LHK Bidang Hubungan Antar Lembaga, Pusat dan Daerah Ilyas Assa’ad saat membuka Resource Efficient and Cleaner Production (RECP) Expo dan Forum, mulai tanggal 26 s/d 28 April 2017 di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta  (26/04).

Untuk itu lanjut Ilyas, diperlukan komitmen perubahan produsen dan konsumen melalui pemanfaatan sumberdaya secara efisien. Hal ini merupakan implementasi dari “Sustainable Consumption and Production (SCP)” atau Pola Konsumsi dan Produksi Bertanggungjawab.

SCP adalah upaya perwujudan kegiatan konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab oleh semua pemangku kepentingan secara global, dengan perubahan secara terpadu dan sistematis dari pola sebelumnya yang tidak ramah lingkungan dan tidak berkelanjutan.

Diharapkan SCP dapat memberikan multi-manfaat penting, berupa perubahan pola konsumsi masyarakat yang bertanggung jawab, efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, juga tumbuhnya kapasitas industri barang dan jasa serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang ramah lingkungan.

Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan, program dan instrumen dalam rangka pencapaian tujuan tersebut, disamping pengembangan dan penyediaan ilmu pengetahuan dan teknologinya.

“Penerapan SCP memerlukan praktek dan inovasi iptek terkait pemanfaatan sumberdaya secara efisien, pencegahan dan pengurangan pencemaran ke lingkungan serta meminimalkan resiko dampak kesehatan bagi konsumen dan masyarakat,”tuturnya.

Ilyas juga menyampaikan bahwa Kementerian LHK berkomitmen untuk membuka kolaborasi dan komunikasi seluasnya dengan mitra stakeholder dalam pelaksanaan SDG target 12.

“Komunikasi disampaikan dengan bahasa dan aksi yang mudah dipahami masyarakat, serta memberikan manfaat konkrit bagi pembangunan nasional yang berkualitas untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia”jelasnya.

Seraya menambahkan, KLHK siap melakukan penjabaran berbagai kebijakan, program dan instrumen dengan muatan efisiensi pemanfaatan sumberdaya alam, pengurangan dampak negatif ke lingkungan serta menghadapi perubahan iklim. (TC)

LEAVE A REPLY