Ketika aktivis lingkungan ditekan perusahaan pembalak kayu

0
91
Dokumentasi aksi aktivis Greenpeace di Papua, Indonesia. Foto : Greenpeace/Oka Budhi

WASHINGTON, TERKINI.COM- Greenpeace mempublikasikan laporan terbaru “Membabat Kebebasan Berbicara: Bagaimana Resolute Forest Products membungkam kritik atas kontroversi praktik-praktik penebangannya”, memperlihatkan  implikasi masif serangan hukum perusahaan pembalak kayu Resolute Forest Products atas pengkritiknya, yang bertujuan untuk mendefinisikan ulang aktivisme sebagai kegiatan kriminal.

Alih-alih merangkul hutan yang lestari, investasi pada hutan yang sehat, dan menyediakan pekerjaan, Resolute mencoba mengintimidasi para pengkritiknya seperti Greenpeace dengan gugatan jutaan dollar yang mengancam kebebasan berpendapat.

Direktur Eksekutif Greenpeace Internasional, Bunny McDiarmid mengatakan, jika gugatan hukum ini berhasil, kasus tersebut bisa menjadi preseden berbahaya yang akan menghentikan kelompok advokasi yang mengkritik perusahaan di Amerika Utara dan mendorong perusahaaan-perusahaan di seluruh dunia untuk menggunakan taktik yang serupa melawan para pengkritiknya.

“Greenpeace telah memperoleh pengakuan internasional sebagai pemantau lingkungan independen karena kita mengangkat suara kita tanpa takut. Itu adalah advokasi kepentingan publik, bukan aktifitas kriminal. Suara pendukung kami tidak akan bisa dibungkam sekarang hanya karena perusahaan pembalak kayu seperti Resolute ingin lolos dengan penebangan di hutan yang utuh yang belum terjamah,” kata Bunny McDiarmid melalui keterangan tertulisnya yang diterima Terkini.com (18/05/2017).

Pada Mei 2016, Resolute memasukan gugatan hukum sebesar 300 juta dollar Kanada atas pemerasan dan klaim lain di Amerika Serikat melawan sejumlah entitas Greenpeace, Stand.earth dan beberapa individu aktifis.

Sebelum itu, Resolute memasukan kasus penghinaan yang masih berlangsung sebesar 7 juta dollar Kanada melawan Greenpeace Kanada dan dua dari stafnya pada 2013.

Perusahaan juga telah menggunakan taktik hukum dan hubungan masyarakat ini untuk melawan organisasi lain seperti Rainforest Alliance, auditor lingkungan independen.

Laporan ini juga mengekspos penerbit besar internasional termasuk Penguin Random House, HarperCollins, Simon & Schuster and Haschette yang membeli kertas dari Resolute. Greenpeace mengundang para penerbit global tersebut untuk bergabung dalam melindungi kebebasan berpendapat dan hak berserikat untuk mengorganisir masalah yang jadi perhatian publik seperti konservasi hutan.

“Ini paradoks bagi penerbit global; dalam iklim politik di mana ancaman atas kebebasan berpendapat meningkat, perusahaan penerbit yang bergantung pada besarnya kebebasan berpendapat, harus menolak upaya keras dari para pemasok mereka ini, untuk membungkam perbedaan pendapat,” kata Juru kampanye Hutan Senior Greenpeace Amerika, Amy Moas.

“Tujuan kami adalah sebuah hutan yang sehat di mana hak masyarakat asli dihargai, tersedianya pekerjaan bagi masyarakat dan habitat penting dilindungi. Kami tidak meminta perusahaan untuk menghentikan sumber pasokan dari hutan Boreal Kanada, kami meminta perusahaan pembalak kayu dan para pembelinya, menjadi bagian dari solusi abadi bagi hutan,” tambah Moas.

“Kami mengundang para penerbit untuk bekerja dengan Resolute untuk menemukan solusi berkelanjutan abadi untuk hutan dan meminta Resolute untuk membatalkan gugatan yang tidak pantas ini yang jelas bertujuan membungkam para pengkritiknya.”tuturnya.

Menurut Moas, jika Resolute menang atas gugatan hukum ini, hal tersebut bukan saja berarti dunia tanpa Greenpeace dan sejarah 45 tahun sebuah gerakan untuk melindungi lingkungan, tapi juga sebuah dunia di mana kebebasan berpendapat akan menjadi lebih dibatasi bagi kelompok advokasi, individu-individu, artis, jurnalis dan para penerbit.

“Resolute bermaksud untuk memberi label bagi pekerjaan advokasi lingkungan sebagai kegiatan kriminal di Amerika Serikat dan itu meletakkan preseden untuk membungkam perbedaan berpendapat yang menjadi hak di seluruh dunia. Perusahaan ini tidak memperhitungkan bagaimana jutaan orang yang membuat gerakan lingkungan menjadi begitu kuat. Bersama, suara kita adalah penting untuk melindungi hak kita, masyarakat kita dan planet ini,” jelas Moas.

Meskipun tuntutan hukum ini berlangsung lanjut Moas, Greenpeace terus membuka pintu bagi Resolute untuk bekerja bersama bagi solusi abadi di hutan Boreal untuk seluruh para pihak yang terlibat. (TC)

 

LEAVE A REPLY