Ini respon militer Australia terkait keputusan TNI

0
339
Tentara wanita Indonesia. Foto : indonesianmilitary.com

JAKARTA, TERKINI.COM- Pihak militer Australia atau Australian Defence Force (ADF) telah merespon kebijakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memutuskan moratorium kerja sama dengan militer Australia terkait adanya penghinaan terhadap lambang Pancasila di salah satu fasilitas militer di Negeri Kanguru itu.

“Australia sudah sangat merespon bagus (TNI hentikan kerja sama),” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mayjen TNI Wuryanto kemarin (4/01/2017).

Menurut Wuryanto, seharusnya militer Australia lebih menghargai dan menghormati lambang negara Indonesia. TNI tentu tak mau lambang negara RI dihina di negara lain.

“Kerja sama ini mestinya harus saling menguntungkan, saling memberikan manfaat, saling menghormati dan saling menghargai,”ujarnya.

Keputusan TNI yang menghentikan kerjasama dengan militer Australia dipicu ditemukannya penghinaan terhadap simbol Pancasila saat tim personel Kopassus TNI AD terlibat latihan bersama dengan pasukan komando Australia, Special Air Service Regiment (SARS) di Perth.

Saat itulah ada salah seorang instruktur Kopassus yang melihat ada unsur penghinaan terhadap simbol Pancasila di fasilitas militer milik pasukan elite Australia tersebut. (TC/FC)

LEAVE A REPLY