Festival Panen Raya Nusantara Bakal Digelar di Lapangan Banteng

0
81

JAKARTA, TERKINI.CO- 22 organisasi masyarakat sipil yang memiliki kepedulian pada
perekonomian komunitas berbasis sumberdaya alam yang dikelola secara adil dan
lestari akan menyelenggarakan Festival Panen Raya Nusantara 2015 –atau PARARA
2015 yang direncanakan berlangsung 6-7 Juni 2015 di Lapangan Banteng, Jakarta
Pusat,

Berdasarkan informasi yang diperoleh Beritalingkungan.com dari Humas Panitia Festival Panen Raya, Nita
Roshita, festival tersebut akan menghadirkan 108 komunitas lokal yang mandiri dan
berdaya dari seluruh nusantara dengan ratusan jenis produk mereka, seperti
tenun ikat dari Nusa Tenggara Timur, beragam produk pangan lokal dari Sumatera
dan Jawa yang kesemuanya sangat potensial untuk menjawab tantangan kedaulatan
pangan dan sandang, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
 

Tak hanya menggelar produk komunitas adil dan lestari, pada
acara puncak akan hadir pula upacara Ruwatan Bumi, serta gelaran budaya dari
berbagai daerah, seperti dari Biak Papua, Suku Kajang Sulawesi Selatan dan juga
dari Dayak Kalimantan. Selain itu juga akan dihadirkan hiburan lewat music Jazz
dan Wayang Rokenrol dengan menyampaikan pesan penyelamatan lingkungan dan
manusia di dalamnya.
“Acara ini bukan hanya sekedar gelaran produk
komunitas, tapi lebih tentang bagaimana publik belajar tentang Indonesia yang
sebenarnya. Bagaimana masyarakat di daerah berjuang untuk peningkatan
ekonominya tapi di saat bersamaan mereka mampu melakukan perlindungan terhadap
lingkungannya,” kata Jusupta
Tarigan Kepala Sekretarian PARARA mewakili konsorsium
penggiat Panen Raya Nusantara.
Rangkaian kegiatan selama 2 hari tersebut juga akan diisi
dengan acara bincang-bincang yang akan menghadirkan perwakilan komunitas,
pelaku pasar, selebriti pendukung ekonomi komunitas, serta pihak pemerintah dan
pengambil kebijakan. Tak ketinggalan, sajian berbagai latihan membuat
kerajianan tangan digelar di ruang Workshop, seperti membuat sabun dari bahan
sereh, boneka perca dan keranjang koran, dan lain-lain. Selain itu ada pula
workshop fotografi, drone dan pembuatan robot. Dongeng Petualangan di Negeri
Cermin bersama Juki and Friends juga akan hadir di area bermain anak.
Pada tanggal 7 Juni 2015, juga akan diselenggarakan lomba
lari 5 km yang diperuntukkan bagi seluruh anggota keluarga yang sekaligus juga
untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Internasional yang jatuh pada tanggal
5 Juni. Dan akhirnya, Festival PARARA 2015 akan ditutup pada tanggal 7 Juni
2015 dengan pagelaran busana karya tenun nusantara dalam kemasan fesyen modern.
Mantan Manajer Green Radio ini menjelaskan, Festival PARARA 2015 ini lebih dari sekedar perayaan
kekayaan alam nusantara dan buah karya komunitas. Diharapkan melalui PARARA ini
akan terbuka pintu yang mempertemukan berbagai kelompok kepentingan yang
memiliki kepedulian terhadap ekonomi rakyat serta mendorong terwujudnya
kewirausahaan komunitas sebagai tulang punggung perekonomian bangsa di masa
depan, dan memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk mengenal lebih
lanjut produk-produk lokal yang dihasilkan komunitas dan menjadi konsumen
pendukung utamanya.
Sementara itu, Anastasia
Dewi,
Ketua Kelompok Bina Usaha Rotan Daya Benuak Kalimantan Timur berharap
ada pihak yang bisa memperkuat usaha komunitas pelestari lingkungan.
“Kami
berharap PARARA bisa membukakan pasar bagi kerajinan rotan dan
mendatangkan
bantuan modal untuk pengembangan usaha. Meski sekarang ini bahan
baku masih tersedia, kami khawatir rotan akan menghilang beberapa tahun ke
depan jika hutan tak jadi perhatian bersama. Jika hutan hilang bersamaan itu
pula kehidupan kami akan menghilang.”harapnya.(Marwan Azis)

LEAVE A REPLY