Dukung restorasi gambut, KLH dan BRG jalin kerjasama riset

0
123

JAKARTA, TERKINI.COM- Berbagai upaya restorasi ekosistem gambut dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mulai dari pembuatan kanal bloking, penanaman, hingga berbagai kajian dan penelitian.

Salah satu implementasinya, yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman riset aksi dan pemanfaatan hasil riset BLI, oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), KLHK dengan Deputi Bidang Penelitian dan Pengembangan, Badan Restorasi Gambut (BRG), di Bogor, Senin (08/05/2017).

“Kerjasama ini meliputi kegiatan pemantauan, fasilitasi dan koordinasi pemanfaatan hasil penelitian, pengembangan dan inovasi LHK, untuk mendukung pelaksanaan restorasi lahan gambut”, ujar Dr.Henry Bastaman, Kepala BLI KLHK.

Penandatanganan ini juga diikuti dengan penandatanganan 7 Perjanjian Kerja Sama (PKS), oleh Kepala Pokja Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG, Ir. C. Nugroho S. Priyono, M.Sc dengan Sekretaris BLI dan para Kepala Pusat Litbang serta beberapa Kepala Balai Litbang lingkup BLI.

Secara teknis, BRG akan bekerjasama dengan Pusat Litbang Hutan, Pusat Litbang Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI), Balai Litbang LHK Banjarbaru, Balai Litbang LHK Palembang dan Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pilot project restorasi lahan gambut, pilot project budidaya lebah penghasil madu, riset arang terpadu, serta riset ekonomi kemasyarakatan di kawasan gambut.

“Terdapat beberapa demplot yang bisa kita tampilkan terkait penelitian gambut, yang sudah lama kita lakukan, jadi kami yakin apa-apa yang kami (BLI) lakukan, dapat dikembangkan dan diarahkan ke skala implementasi,” kata Henry. Untuk itu, Henry meminta seluruh jajarannya, khususnya para peneliti untuk betul-betul mencurahkan kepakarannya.

Menyambut baik kerjasama tersebut, Deputi Litbang BRG, Dr. Haris Gunawan, yakin bahwa restorasi gambut dengan menerapkan hasil-hasil riset, merupakan hal konkrit karena merupakan riset aksi. “Harapannya, bagaimana kita bisa mengerjakan ini agar bisa memberikan dampak bagi masyarakat,” tutur Haris.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, KLHK bersama-sama BRG telah berkomitmen untuk melindungi ekosistem gambut di Indonesia, dan restorasi merupakan salah satu upaya pemulihan ekosistem gambut sesuai Peraturan Pemerintah Nomor. 57 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut. (TC)

LEAVE A REPLY