Dawit Isaak, Jurnalis asal Swedia diberi penghargaan pejuang pers dunia

0
139
Dawit Isaak, Foto: Kalle Ahlsin/TT

JAKARTA, TERKINI.COM- Pada acara penutupan Hari Kebebasan Pers Se-Dunia (World Press Freedom Day) 2017 di Jakarta Convention Center (03/05/2017) Direktur UNESCO, H.E Irina Bokova, memberi penghargaan pejuang Pers dunia kepada Dawit Isaak (Jurnalis asal Swedia) yang ditangkap 2001 tanpa pengadilan dan diisukan, meninggal dunia.

Anak Dawit, Bethlehem Isaak, menerima perhargaan itu mewakili sang ayah. Isak tangis seraya berkata “Jangan kamu tangkap dan sakiti wartawan. Sebab dari jurnalisme mereka, kita bisa berdemokrasi dengan baik. Saya akan terus berjuang untuk itu,”

Hari Kebebasan Pers Se-Dunia bertempat di JCC, Jakarta. Foto : Agam

Acara tersebut juga dihadiri oleh ratusan jurnalis Indonesia dan Mancanegara termasuk Presiden Joko Widodo, yang pada kesempatan tersebut, ia menyatakan tetap melawan berita bohong (hoax) dan perkataan kebencian (hate speech). Meski hantu kiamat, datang.

Acara penutupan World Press Freedom Day 2017 dimeriahkan oleh penampilan tarian Rampai-Aceh yang dilakoni 14 perempuan dipandu seorang lelaki senja, cukup memikat dan mengharu biru seisi ruangan. (Agam)

LEAVE A REPLY