Bloomberg

0
95
Michael Bloomberg, pemilik Bloomberg. Foto : Google

Oleh : Mappajarungi Manam *

BLOOMBERG, perusahaan ini, berkedudukan di New York Amerika. Saya kagum tengan misi yang diemban perusahaan ini, seperti : Data, jasa keuangan, piranti lunak komputer, politik dan media massa.

Bagi Michael Bloomberg, Bisnis, politik dan media massa, ketiganya tidak bisa dipisahkan saling terkait. Untuk melancarkan bisnis, politik harus jalan, untuk lebih sukses dan menanamkan nilai nilai kepercayaan, maka harus memiliki media massa.

Fungsi media massa yang dimiliki, memiliki arti politik. Hal itu, guna menyampaikan pesan kepada masyarakat atau pelaku politik lainnya agar percaya dan bisa dikait menjadi mitra. Karena itulah bisnis Bloomberg terus melebarkan sayapnya ke pelbagai belahan dunia guna memasarkan piranti lunak, atau merangkul kaum high class dunia mengelola keuangan mereka.

Dengan memiliki sepak terjang di bidang politik, maka tak heran jika Michael Bloomberg berhasil menancapkan kukunya sebagai walikota New York, sebagai walikota bergengsi di dunia selama 10 tahun (2002-2013). Maka dengan demikian secara otomatis maka bisnis piranti lunaknya dipakai pihak otoritas New york bahkan bisa mempengaruhi seantero Amerika.

Diluar jangkauannya, dengan pendekatan man to man sangat sulit, maka ia menggunakan medianya yang untuk mendekati kaum elit. Di Asia, beberapa kepala negara menjadi langganan jasa keuangan pihak Bloomberg berkat kampanye dari media yang dimiliki. Disinilah letak kehebatan bisnis yang dikembangkan olehnya dengan menggunakan komunikasi politik.

Founders Bloomberg.

Setelah mengekspos, biasanya ada yang menghubungi pihak Bloomberg untuk mengucapkan terima kasih atas liputan atau sejenisnya.

Nah, disinilah letak intinya. Biasanya pihak Bloomberg akan memperkenalkan visi misi perusahaan mereka, terutama KBP, yang bermarkas di wall street. KBP ini, memiliki angota angota rata rata kaum jet set. Keuangan mereka di kelola, organisasi yang berdiri sejak tahun 1770an itu.

Mulanya, KBP (Kappa Beta Phil) adalah organisasi nir laba yang didirikan ole Kappa Beta Phi. Tempat kumpul kumpul untuk discuss dan minun minuman wine tiap tahun. Kini, KBP mengelola keuangan kaum jetzet.

Perkumpulan ini pengelolaannya sangat rahasia. Jangankan teman, istri sahaja kadang tidak tau bila suaminya masuk atau uangnya dikelola di KBP yang tiap detik memeletoti nilai perdagangan dunia.

Kini, Bloomberg makin menunjukkan taringnya. Dibanding Facebook, Appel, Bloomberg selangkah lebih maju.

Hebat kan?.. So?.

*Penulis adalah jurnalis senior yang saat ini berdomisi di Australia.

LEAVE A REPLY