Aktivis KAHMI layangkan surat terbuka untuk Kapolri

0
405
Aksi para pendukung Ahok di depan LP Cipinang beberapa waktu lalu.

JAKARTA, TERKINI.COM- Sejumlah pihak menyesalkan pembiaran yang dilakukan pihak kepolisian terhadap aksi para ahoker yang tidak berijin dan melanggar aturan karena aksi mereka dilakukan sampai larut malam termasuk saat perayaan hari raya Wasiak bahkan sudah menyusahkan para pengguna jalan selama beberapa hari ini.

Hal tersebut mendorong aktivis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI),  Sujana Sulaeman melayangkan surat terbuka kepada Kapolri,  Jenderal Polisi Tito Karnavian. Berikut surat terbuka koordinator KAHMI Forever itu.

SURAT TERBUKA.

Kepada Yth. Bapak Tito Karnavian

Hari ini Jumat, 12 Mei 2017. Semula kami ragu untuk menuliskan surat ini. Tapi karena ada yg sedikit mengganggu, maka dengan terpaksa kami kirimkan surat ini.

Pak Tito yg kami hormati…
Sejak putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada hari Selasa, 9 Mei 2017 tentang kasus Penistaan Agama oleh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, media sosial maupun media mainstream dipenuhi oleh berita ttg para pendukung BTP/Ahok yg berdemo melewati batas waktu yg telah ditentukan. Hebatnya demo/unras dilakukan selain di Jakarta, juga di berbagai tempat/kota di luar Jakarta.

Bukan hanya berdemo melewati waktu, mereka juga berdemo di hari Waisak, hari suci agama Budha, yg secara hukum terlarang dilakukan.

Kami dan publik bertanya-tanya dalam hati, ada apa gerangan dengan Polri di bawah pimpinan Bapak.? Kenapa melakukan pembiaran atas pelanggaran-pelanggaran hukum yg telah ditetapkan oleh UU maupun Ketentuan Kapolri sendiri. Bukankah UU dan semua peraturan tsb dibuat agar terjadi ketertiban di masyarakat.? Di satu sisi hak menyatakan pendapat sebagai amanat UUD RI 45 tetap dapat dilakukan, akan tetapi di sisi lain ketertiban umum juga tetap dapat dijaga.

Sebagai orang yg berusia bbrp tahun di atas Bapak, barangkali bolehlah kami memberi saran dan pendapat, antara lain :

1. Sebagai Kapolri, kami yakin Bapak sangat paham dengan apa yg disebut dengan jejak-jejak digital. Kalau dalam agama lebih kurang sama dengan catatan amal-amal kita. Peristiwa demi peristiwa pelanggaran aturan unras dan “pembiaran” dari Polri akan meninggalkan jejak-jejak digital sepanjang masa. Sulit dan rasanya mustahil untuk dihapuskan. Di dunia saja sdh sulit, apalagi catatan di akhirat yang pencatatnya adalah makhluk yang sangat taat kepada Allah SWT. Oleh karena itu mohon Bapak berkenan membuat dan meninggalkan jejak digital yang lebih baik dan lebih positif untuk diwariskan kepada generasi penerus bangsa kita.

2. Dalam Surat Pertama, kami menyampaikan tentang Tujuan Hidup seorang Muslim; Indonesia sebagai Negara Hukum; Pilihan pada Demokrasi dan Hakikat Jabatan Kapolri yang Bapak Sandang. Keempat hal tersebut dalam surat ini tidaklah perlu disampaikan kembali. Penyebutannya sekedar untuk menjadi bahan pengingat saja

3. Pada kesempatan ini, perkenankan kami menyampaikan pesan yang tertera dalam al Quran, yaitu surat an Nisa ayat 135 sebagai berikut

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Maha Mengetahui terhadap segala apa yang kamu kerjakan.”

4. Perkenankan kami mengulangi apa yg pernah kami sampaikan sebelumnya…

Pak Tito…
Ketika Bapak turun dari jabatan Kapolri, Bapak akan kembali menjadi rakyat biasa seperti kami semua rakyat Indonesia. Saat itu, Bapak akan dikenang sebagai apa? Sejarah akan mencatat semua yg Bapak lakukan, baik maupun buruk. Semoga Bapak lebih termotivasi mencatatkan diri dalam sejarah Indonesia sebagai Kapolri yang memegang amanah dengan baik melaksanakan Hukum dan UU secara baik dan benar serta sarat dengan prestasi.

Semoga Allah SWT senantiasa akan memberi petunjuk, bimbingan dan perlindungan kpd Bapak dalam menjalankan tugas mulia selaku Kapolri.
Aamiin.!

Dari saudaramu Sujana Sulaeman.

LEAVE A REPLY