440 Lulusan SMK Kehutanan siap bekerja dan berwirausaha

0
159

MANOKWARI, TERKINI.COM- Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mewisuda 430 lulusan SMK Kehutanan Negeri (SMKKN).

SMKKN hadir sebagai sarana pendidikan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter, kompeten dan berjiwa usaha.

“Lulusan SMKKN juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor lingkungan hidup dan kehutanan.” kata Plt. Kepala BP2SDM KLHK, Hadi Daryanto melalui keterangan tertulisnya yang diterima Terkini.com (01/06/2017).

Saat ini, KLHK tengah melakukan upaya agar masyarakat dapat mengakses sumber daya hutan melalui program perhutanan sosial seluas 12,7 juta hektar dan reformasi agraria 4,1 juta hektar.

“Dengan kompetensi teknis dan jiwa entrepreneurship yang dimiliki, selain terampil dan cekatan di lapangan, mereka juga dapat menjadi penggerak pembangunan kehutanan dan pendamping masyarakat dalam pemanfaatan akses perhutanan sosial,” ujar Hadi.

SMKKN membekali siswanya dengan keahlian terpadu sehingga akan siap bekerja, baik sebagai aparatur sipil negara, bekerja di sektor swasta, maupun berwirausaha. Paket keahlian SMKKN diantaranya adalah produksi hasil hutan, inventarisasi dan pemetaan hutan, rehabilitasi dan reklamasi hutan, serta konservasi sumber daya hutan.

Rincian 430 lulusan SMKKN terdiri atas SMKKN Pekanbaru 96 Siswa, SMKKN Kadipaten, 97 Siswa, SMKKN Samarinda 88 Siswa, SMKKN Makassar 96 Siswa, dan SMKKN Manokwari 53 Siswa.

Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan SMKKN, BP2SDM KLHK terus berupaya mengembangkan sarana dan prasarana pembelajaran, peningkatan kapasitas dan kompetensi guru-guru SMKKN, perluasan kerjasama dengan dunia usaha dan industri kehutanan, serta pengembangan kurikulum berbasis kewirausahaan.

“Kedepan, tantangan yang dihadapi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan semakin meningkat, terkait ketahanan pangan, energi dan ketersediaan air. Kontribusi nyata lulusan siswa SMKKN menjadi penting dalam rangka pembangunan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.” pungkas Hadi. (TC)

LEAVE A REPLY