Demo Aliansi BEM SI Pindahkan Ke Senayan, Agenda Tuntutan Pun Berubah

News Politik Terkini

JAKARTA, TERKINI.COM – Masa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi demonstrasi ke Kompleks Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (11/4).

Koordinator Media BEM SI Luthfi Yusfrizal mengatakan alasan pemindahan lokasi itu karena ingin memastikan DPR melaksanakan konstitusi dengan baik.

Sebelumnya BEM SI mengagendakan aksi unjuk rasa di sekitaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Kompleks Monumen Nasional, Jakarta.

Dalam orasinya, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Kaharuddin mengatakan aksi yang digelar di rumah rakyat atau Gedung DPR RI ini dengan tujuan untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan peringatan kepada wakil rakyat terkait dengan berbagai permasalahan yang ada.

Menurutnya, isu penundaan pemilu bukan lagi menjadi hal yang asing terdengar di telinga masyarakat.

“Isu penundaan pemilu telah menjadi perbincangan di kalangan politik hingga masyarakat sekitar. Berbagai pendapat mengenai isu tersebut menjadi polemik yang tak kunjung mereda,” katanya menegaskan.

Sebelum berubah sikap, Mahasiswa semula dalam aksinya akan menyampaikan tuntutannya pada Presiden. Yaitu:

1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.
2. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.
3. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
4. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
5. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
6. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.
(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.